Baby Walker, Kontroversi dan Bahaya nya Bagi Anak !!

Mengapa penggunaan baby walker tidak disarankan?!

Bagi anda orang tua yang memiliki anak baru belajar berjalan tentu sedang senang-senangnya bukan, tetapi tidak sedikit juga orang tua yang bakal mengalami kewalahan dan kelelahan dikarenakan aktifnya si kecil.

Pernahkah anda mendengar mengenai baby walker? Ya indera bantu yg katanya sanggup membantu anak lebih cepat pada tahap belajar berjalan.

baby-walker-tidak-disarankan

Baby walker adalah indera yang umumnya berbentuk bulat ataupun persegi dengan roda pada bagian bawah yang akan membantu gerak anak dalam berkecimpung. Dilengkapi menggunakan mainan & music akan menciptakan anak senang ketika menggunakannya. Biasanya digunakan sang orang tua yg kerepotan mengatasi anak yang terlalu aktif, sehingga akan membantu si mini buat lebih anteng saat pada suapin makan atau nonton televisi.

Baca jua :

  • Kenali tanda-tanda obesitas pada anak
  • Apa akibatnya memberikan MPASI yang terlalu cepat
  • Benarkah anak yang kecanduan gadget tak selamanya negatif?

Tapi apakah benar kita memerlukan baby walker buat si kecil?

Ternyata berdasarkan hasil survey di Amerika banyak sekali kasus anak yang terluka seperti patah tulang, gegar otak dan cedera lainnya. Sehingga para dokter anak disana melarang penggunaan baby walker. Sungguh fakta yang mengejutkan bukan, padahal di dalam pikiran kita baby walker merupakan alat bantu bagi si kecil.

Jadi bagi anda orang tua yg sedang merencanakan buat menggunakan baby walker atau telah menggunakannya kini , usahakan dipikirkan lagi mengapa baby walker nir disarankan buat si mini .

Di bawah ini mungkin mampu sebagai bahan pertimbangan menggunakan baby walker atau nir :

1.Menggunakan baby walker tidak mengklaim anak lebih cepat belajar berjalan

Tahapan si kecil belajar berjalan ternyata berkaitan erat memakai kesiapan tubuhnya. Jika tubuh nya belum merasa siap berjalan

2.Memiliki resiko tinggi terjadinya cedera

Dikarenakan sikecil belum memiliki kesadaran akan bahaya dan keselamatan dirinya sendiri makan bisa saja saat menggunakan baby walker akan menyebabkan terbentur dinding atau bahkan jatuh dari tangga. Karena minim fitur pengamanan diperlukan perhatian ekstra dari orang tua yang memutuskan menggunakan baby walker bagi si kecil.

3.Melatih bagian kaki yang kurang tepat

Bentuk dari baby walker sendiri bisa menyebabkan kaki bayi menjadi O, karena posisi si kecil belajar berjalan kurang sempurna akan menyebabkan posisi kaki terbiasa dalam bentuk seperti itu.

4.Membuat bayi terbiasa menggunakan ujung jari kaki sebagai tumpuan berdiri

Alih-alih membantu bayi belajar berjalan, roda di baby walker akan membuat bayi cenderung melakukan gerakan mendorong untuk berpindah dari tempat satu ke tempat lainnya. Tak sedikit pula bayi yang akan menjinjit pada saat menggunakannya sehingga akan menjadi kebiasaan yang kurang baik.

5.Dapat menghambat tumbuh kembang bayi

Bagi anda yang masih percaya baby walker bisa membuat anak lebih cepat belajar berjalan sebaiknya bisa konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter anak. Karena bayi yang sedianya memiliki tubuh yang telah siap masuk dalam fase berjalan akan bisa dengan sendirinya tanpa bantuan baby walker. Malahan baby walker akan menghambat perkembangan dari bayi.

Semuanya balik lagi ke orang tua masing-masing ya. Bijaklah dalam menggunakan sesuatu barang, cari tahu dulu kelebihan dan kekurangan barang tersebut bagi tumbuh kembang si kecil.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *