Jantung Koroner, Pembunuh No.1 di Dunia!!

Jantung berderbar-debar ketika bertemu orang yang disukai tentu saja merupakan hal yg wajar, akan namun jika jantung berdegup menggunakan ritme yang nir karuan disertai menggunakan rasa nyeri di dada bisa jadi merupakan keliru satu pertanda-pertanda jantung anda sedang tidak dalam syarat sehat.

penyakit jantung

Fakta jantung coroner

Penyakit jantung coroner masi menjadi momok menakutkan bagi dunia kesehatan. Dilansir berdasar kan data WHO, penyakit jantung sendiri masih berada di posisi pertama penyakit yang menyebebkan kematian. Di tahun 2015 saja kurang lebih 17 juta orang di dunia meninggal disebabkan oleh penyakit jantung.

Sungguh fakta yang mengerikan ya, jangan stop baca disini!! Mari kenal lebih jauh mengenai penyakit yang satu ini

Jantung coroner, adalah kondisi dimana pembuluh darah utama ( Arteri Coroner ) mengalami kerusakan. Biasanya disebabkan oleh timbunan lemak pada bagian pembuluh darah sehingga mengganggu kinerja jantung. Setelah itu pembuluh darah akan makin menyempit dan membuat aliran darah yang sekaligus mengangkut oksigen akan  mengalami perlambatan dalam melakukan tugasnya memompa ke jantung.

Hal-hal yg mempertinggi resiko jantung coroner

1.Faktor keturunan

Iya ini adalah galat satu factor utama, apabila terdapat berdasarkan anggota famili anda yang mempunyai riwayat penyakit jantung coroner maka resiko akan meningkat.

2.Rokok

Kandungan karbon monoksida yang terdapat pada asap rokok dapat menyebabkan detak jantung

3.Diabetes

Ternyata penderita diabetes mempunyai resiko terkena jantung coroner yang lebih besar dibandingkan dengan orang sehat. Mengapa demikian? Diduga karena tebalnya dinding pada arteri coroner yang bisa menyebabkan aliran darah ke jantung menjadi terganggu.

4.Kolestrol

Kolestrol jahat atau bahasa laboratorium ny LDL ( Low Density Lipoprotein ) sering dijadikan kambing hitam atas penyebab jantung coroner. Apakah benar demikian? Dikarenakan LDL disini mempunyai sifat yang gampang menempel dan tertimbun sehingga tentu saja akan menyebabkan lama-lama aliran pembuluh darah semakin sempit dan rawan tersumbat.

5.Penggumpalan darah

Apabila darah kita mengalami penggumpalan tentu saja akan menghambat laju pompa darah ke jantung itu sendiri. Penggumpalan ini sendiri terjadi akibat lanjutan dari kolestrol tinggi serta gula darah yang tidak terkontrol.

6.Tekanan darah tinggi

Jaga tekanan di angka normal yang dianjurkan dengan kisaran ( 90/60 mmHg s/d 110/70 mmHg ). Apabila sudah melebihi jauh di atas angka normal segera konsultasikan dengan dokter.

Baca juga : Akar bajakah, tanaman yang dapat menyembuhkan kanker

Gejala-gejala sakit jantung :

  • Nyeri dibagian dada
  • Jantung berdebar-debar tidak beraturan
  • Pusing
  • Sesak nafas
  • Badan lemas
  • Hilang kesadaran

cara menjaga jantung sehat

Cara menjaga jantung sehat

1.Rutin berolahraga

Berenang, bersepeda , jalan kaki dan jogging bisa anda jadikan alternative pilihan olahraga. Lakukan secara rutin tiap hari terbukti dapat membantu mengontrol tekanan darah, kolestrol, dan tekanan pada jantung. Biasakan berolahraga minimal 20-30 menit sehari untuk menjaga kinerja jantung anda tetap sehat.

2.Perbanyak minum air putih

Air putih yang cukup setiap harinya akan membantu menjaga kesehatan pada jantung. Sangat penting untuk mengelola kecukupan cairan pada tubuh kita salah satunya dengan cara mengkonsumsi air putih, selain menyehatkan air putih sendiri tidak memiliki kandungan-kandungan yang tidak menyehatkan bagi kesehatan jantung maupun tubuh kita.

3.Perbanyak makan sayur, buah, kacang-kacangan

Bukannya menyuruh anda menjadi vegetarian yang hanya boleh mengkonsumsi sayur-sayuran saja, tenang saja anda tetap boleh makan daging-dagingan maupun seafood tapi jangan berlebihan ya. Imbangi dengan mengkonsumsi sayur dan buah-buahan yang kaya akan kandungan serat, karena dapat mengontrol tekanan darah dan kolestrol. Berikut ini bisa dijadikan pilihan menu :

Brokoli, bayam, wortel, alpukat, apel, pisang, kacang merah, kacang kedelai, beras merah, gandum utuh, susu low fat ( rendah lemak )

Baca juga : Manfaat kecambah bagi kesehatan

4.Batasi asupan kolestrol jahat

Mencoba mengurangi atau menghindari makanan yang dapat meningkatkan kolestrol pada darah

Mentega, krim kocok, cokelat, permen, biscuit, daging berlemak, sosis

Jaga kadar kolestrol LDL berada di bawah angka yang di anjurkan, biasanya angka normal berada di kisaran 70mg/dl atau kalau bisa berada di bawah angka tersebut.

5.Rutin melakukan cek tekanan darah

Normalnya pada usia dewasa tekanan darah normal berada pada kisaran 90/60 mmHg sampai dengan 110/70 mmHg. Rutin dalam mengecek tekanan darah bisa sebagai salah satu langkah antisipasi yang bisa kita lakukan apabila kita menginginkan jantung yang sehat. Segera konsultasikan pada dokter apabila angka yang tertera telah melenceng jauh di atas batasan normal. Karena bisa saja merupakan tanda-tanda anda mengalami hipertensi. Hipertensi sendiri bisa meningkatkan resiko terkena stroke maupun penyakit jantung.

6.Perhatikan gejala-gejala

Yang paling mengetahui kondisi tubuh adalah anda sendiri, pastikan tidak menganggap remeh apabila terjadi perubahan kondisi pada tubuh yang tidak umum anda rasakan. Sesak nafas tiba-tiba, jantung berdegup tidak beraturan dan rasa nyeri di bagian dada bisa menjadi indikasi awal yang perlu anda waspadai.

7.Berhenti merokok

Kandungan karbon monoksida yang terdapat di asap rokok dapat menyebabkan detak jantung dan tekanan darah yang meningkat disebabkan karena jantung perlu bekerja lebih keras untuk memasok kebutuhan oksigen yang kurang.

8.Kurangi tingkat stress

Secara tidak sadar tubuh kita akan memproduksi adrenalin yang akan menyebabkan kerja jantung lebih berat dikarenakan tingkat stress yang berlebih. Factor psikologis satu ini tidak bisa kita remehkan ya, belajar mengelola dan menghadapi situasi di saat stress memang tidak mudah tapi masi bisa dilakukan.

9.Konsumsi vitamin yang baik bagi kesehatan jantung

Bisa ditanyakan pada dokter kepercayaan anda apa saja vitamin yang sekiranya baik bagi kesehatan jantung.

makanan sehat bagi jantung

Makanan dan minuman yang baik dalam menjaga kesehatan jantung

Salmon, sarden, mackarel, dan tuna adalah makanan yang masi bisa sering kita temui di pasar maupun supermarket, jenis-jenis ikan tersebut kaya akan kandungan omega 3.

Apa sih fungsi omega 3 bagi kesehatan jantung?

Mempertahankan detak jantung secara stabil, meningkatkan kesehatan jantung, sampai mencegah penyakit jantung itu sendiri.

Kacang-kacangan, biji-bijian dan rempah-rempah

Contohnya seperti kacang almond, kacang kedelai, kacang kenari, kacang hitam, edamame, tahu, minyak zaitun, flaxseed

Oatmeal adalah makanan yang terbuat dari gandum yang kaya akan serat, manfaat dari oatmeal sendiri adalah untuk menurunkan kolestrol. Konsumsi oatmeal setiap pagi untuk sarapan anda adalah salah satu cara yang baik untuk menurunkan kolestrol.

Anggur merah, blueberry, ceri, yogurt rendah lemak, alpukat, buah bit, dan ubi jalar juga bisa dimasukkan dalam catatan makanan anda.

Bisakah penyakit jantung coroner sembuh??

operasi jantung coroner

Pasang ring / stent jantung

Berfungsi untuk membuka bagian pembuluh darah yang sudah mengalami penyempitan maupun tersumbat.

Manfaat yang di dapat setelah pasang ring adalah memperbaiki aliran darah yang sebelumnya tersumbat menjadi lebih lancar, selain itu bisa juga membantu mengurangi sesak nafas dan nyeri di dada.

Proses pasang ring ini tidak memakan waktu lama disertai dengan masa pemulihan yang terbilang cukup singkat, tetapi setelah pasang ring sebaiknya tidak melakukan aktivitas yang berat.

Setelah pro pasti ada kontra nya, komplikasi setelah pasang ring masih bisa terjadi apabila tubuh kita mengalami penolakan yang disebabkan oleh alergi. Misalnya alergi bahan atau obat yang digunakan.

Bypass jantung

Seperti namany bypass, operasi ini berguna untuk mencari jalan alternative melalui pembuluh darah lainnya yang terdapat di dalam organ tubuh kita sebagai jalur alternative dalam memompa darah ke bagian jantung.

Selain diperlukan biaya yang mahal untuk operasi bypass, ternyata operasi ini masih memiliki kemungkinan bakal terjadi yang namanya komplikasi.

Dibawah ini beberapa contoh kemungkinan yang bisa terjadi :

  • Gangguan pernafasan
  • Gangguan ginjal
  • Demam dan nyeri
  • Infeksi
  • Pendarahan
  • Pembekuan darah
  • Aritmia ( Gangguan pada jantung yang menyebabkan detak jantung tidak normal )
  • Pneumonia ( atau yang biasa disebut radang paru-paru )

Penyakit ini tidak hanya menyerang orang yang telah berusia lanjut ya, di masa seperti sekarang penyakit jantung ternyata telah cukup familiar bagi kalian yang masih berusia produktif. Hal ini tentu saja miris dikarenakan gaya hidup tidak sehat yang sering dijalankan oleh kaum-kaum milenial.

Sebisa mungkin sayangin kesehatan jantung anda, lebih baik mencegah daripada mengobati bukan.

Share artikel ini sekiranya informatif dan educatif ya. Mungkin sedang ada yang membutuhkan, terima kasih.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *