Manfaat USG Bagi Ibu Hamil

Apa itu USG?

PapiiLio – Dilansir dari Wikipedia, USG atau Ultrasonografi adalah sebuah teknik diagnostik pencitraan yang menggunakan suara ultra yang berfungsi untuk mencitrakan organ internal dan otot, ukuran, struktur, dan luka patologi. USG sering kali digunakan untuk memeriksa kondisi janin selama masa kehamilan.

manfaat-usg-bagi-ibu-hamil

Apa yang menyebabkan mak hamil memerlukan USG?

Dikarenakan USG dapat memeriksa perkembangan janin dan sekaligus memeriksa organ reproduksi pada ibu hamil, jadi penting sekali untuk memeriksakan kandungan secara rutin tiap bulannya untuk mengetahui tumbuh kembang janin selama di dalam kandungan. Biasanya USG dilakukan pertama kali pada masa kehamilan 6-8 minggu.

Perut bunda hamil akan dioleskan oleh gel spesifik,

Banyak sekali manfaat yang didapatkan dari USG dari dari tahap awal kehamilan hingga menjelang melahirkan, kira-kira apa saja manfaat  USG :

  • Untuk memastikan bahwa anda benar-benar sedang mengandung
  • Memeriksa detak jantung janin di dalam kandungan
  • Menentukan usia kandungan
  • Untuk menentukan perkiraan waktu melahirkan ( HPL )
  • Untuk memeriksa apakah janin yang dikandung kembar atau tidak
  • Memeriksa kondisi Rahim, ovarium, dan plasenta
  • Untuk memantau perkembangan janin di dalam kandungan
  • Dapat juga mengetahui posisi janin sedang sungsang atau tidak
  • Dapat mengetahui jenis kelamin bayi yang sedang dikandung
  • Untuk mengetahui apakah bayi memiliki kelainan bawaan
  • Memantau kondisi cairan ketuban
  • Memantau lingkar kepala dan panjang bayi
  • Memantau kelengkapan anggota tubuh bayi
  • Melihat muka bayi ( menggunakan USG 3 dimensi atau 4 dimensi )

Baca juga : Perlengkapan yang perlu dibawa ke rumah sakit menjelang melahirkan

Ternyata banyak sekali ya manfaat yang didapatkan dari USG selama masa kehamilan, dan juga biasanya tak lupa dokter melakukan pemeriksaan apakah bayi memiliki potensi down syndrome atau tidak ( biasanya akan dilakukan USG pada saat usia kandungan berada pada usia 12-16 minggu ).

fungsi-usg-bagi-ibu-hamil

Tapi apakah aman melakukan USG selama masa kehamilan?

Terkadang pasti anda pernah membaca atau melihat berita tentang USG tidak aman dilakukan terus-menerus atau terlalu sering pada saat masa kehamilan. Ada pula yang beranggapan bahwa USG sebaiknya hanya dilakukan tiga kali selama hamil yaitu pada trimester pertama, trimester kedua dan trimester ketiga. Dirasakan tiga kali sudah cukup untuk melihat dan mengetahui tentang tumbuh kembang pada janin. Tapi saat ini apabila kita memeriksakan diri pada dokter kandungan, pastilah disuruh melakukan USG.

Menurut penelitian ahli penggunaan frekuensi gelombang suara ultra yang digunakan pada mesin USG ( biasanya mencapai 20.000 Hertz ) tidaklah berbahaya dan tidak memiliki efek samping. Sejauh ini USG yang digunakan oleh dokter kandungan terbukti merupakan prosedur yang aman. jadi anda tidak perlu khawatir berlebihan.

Bagi para dokter mungkin mempunyai pandangan yang berbeda-beda terhadap intensitas melakukan USG selama proses mengandung, apabila dirasa kondisi janin dalam kondisi yang baik, tidak menunjukkan kelainan-kelainan , tidak sungsang, cairan ketuban tidak bermasalah atau tidak memerlukan kondisi perawatan yang khusus dipercaya bahwa 3 atau 4 kali USG sudah dirasa cukup.

Jadi sejauh ini aman-aman saja melakukan USG di saat hamil dengan syarat dibawah ini :

  • USG harus dilakukan oleh dokter yang kompeten di bidangnya
  • Alat USG yang digunakan harus memenuhi standar

Baca ini : Babyblues syndrome, ketahui penyebab dan cara mengatasinya

Jenis USG apa yang sebaiknya dipilih pada saat ingin memeriksa kandungan?

1.USG 2 dimensi

USG ini terdiri dari informasi HPL, lingkar kepala, berat badan, panjang badan bayi dan biasanya berwarna hitam putih. Akan sedikit susah untuk melihat atau mengetahui pada awalnya tanpa pengarahan dari dokter.

2.USG 3 dimensi

USG ini umum digunakan oleh dokter kandungan untuk melihat kondisi janin, kelengkapan organ tubuh, lingkar kepala, panjang badan, memeriksa kondisi cairan ketuban. Biasanya juga digunakan bagi anda yang tidak sabar untuk melihat muka bayi anda.

3.USG 4 dimensi

USG ini biasanya akan digunakan oleh dokter pada saat orang tua ingin melihat kondisi janin secara lebih jelas dan akurat, karena dengan metode 4 dimensi kita dapat melihat secara lebih terperinci melalui video yang dapat bergerak. Jadi pastinya kita akan mendapatkan gambaran yang lebih jelas dibanding USG 3 dimensi.

4.USG transvaginal

Biasanya digunakan pada masa awal-awal kehamilan, yang berguna untuk melihat ukuran Rahim. Kelebihannya akan memberikan gambaran yang jelas pada saat Rahim masi pada ukuran yang kecil, cara yang digunakan dengan memasukkan suatu alat yang bernama probe ke dalam vagina. Jadi tidak semua ibu biasanya mau atau nyaman dengan metode USG yang satu ini.

Lalu dari 4 point di atas, sebaiknya jenis USG mana yang sebaiknya dipilih atau digunakan? apabila selama masa pemeriksaan tidak terdapat kondisi yang mengkhawatirkan atau kondisi janin dan ibu baik-baik saja sebaiknya memilih menggunakan USG 2 dimensi. Selain faktor harga yang lebih terjangkau, informasi yang diberikan juga cukup untuk memantau tumbuh kembang janin selama di dalam kandungan. Beda hal nya apabila kehamilan sudah memasuki trimester ketiga dan anda mungkin ingin sekali-sekali ‘mengintip’ muka bayi bisa menggunakan USG 3 dimensi.

usg-saat-sedang-hamil

Apa saja yang perlu dipersiapkan oleh ibu yang ingin USG?

1.Memilih dokter yang berkompeten di bidangnya

Untuk mendapatkan hasil yang optimal dan maksimal tentu saja diperlukan tenaga medis yang juga mumpuni. Penting juga bagi ibu untuk mengetahui apakah dokter yang dipilih memiliki sertifikasi pada bidang USG 3 dimensi atau 4 dimensi agar kedepannya apabila menginginkan USG tersebut tidak perlu mencari atau pindah ke dokter kandungan yang lain.

2.Memilih waktu yang tepat sebelum melakukan USG

Untuk mengetahui detak jantung bayi biasanya pada usia 6-8 minggu, untuk mengetahui jenis kelamin biasanya dimulai pada usia kehamilan 18-20 minggu dan untuk anda yang mungkin ingin melihat wajah bayi bisa melakukan USG 3 dimensi ataupun 4 dimensi pada usia kehamilan 28-30 minggu. Jadi untuk memilih waktu USG disarankan untuk mengetahui terlebih dahulu tujuan yang di inginkan.

3.Menyiapkan daftar pertanyaan sebelum pergi ke dokter

Pasti banyak yang anda ingin tanyakan seputar kehamilan bukan, tapi biasanya pada saat nyampe di tempat praktek dokter mungkin saja anda akan tiba-tiba menjadi lupa. Alangkah baiknya untuk menyediakan terlebih dahulu list2 pertanyaan yang ingin ditanyakan, selain mencegah lupa tentunya juga untuk menghemat waktu. Tau sendiri kan dokter kandungan banyak antriannya.

4.Banyak minum air putih sebelum melakukan USG

Ternyata banyak minum air putih sebelum melakukan USG dapat membantu membersihkan cairan ketuban di dalam kandungan lho. Sehingga akan lebih mudah bagi dokter dalam melakukan USG karena hasil yang didapat akan lebih jelas dan bagus.

5.Menggunakan pakaian yang sesuai

Pakaian yang sesuai disini adalah pakaian yang nyaman dan memudahkan saat proses USG berlangsung. Apabila anda ingin menggunakan dress sebaiknya menggunakan celana ataupun legging agar membuat anda nyaman dan memudahkan dokter saat melakukan proses USG.

Baca ini : Postpartum Depression, cara mencegah dan cara mengatasinya

Apakah USG dapat menyebabkan cacat lahir?

Sejauh ini belum ada penelitian yang dapat menjelaskan hubungan cacat lahir dengan USG, karena USG tidak menyebabkan radiasi yang dapat menyebabkan bahaya atau efek samping baik bagi ibu maupun janin yang dikandung. USG tentunya berbeda dengan Sinar X ataupun CT scan.

Berapa biaya yang dibutuhkan untuk melakukan USG kehamilan?

Biaya yang dibutuhkan tentunya berbeda-beda dilihat dari dokter maupun jenis USG yang bakal dipilih. Biasanya USG sendiri akan menjadi satu dengan pemeriksaan rutin yang akan dilakukan oleh dokter kandungan, kisaran nya mungkin antara 300rb-1jt rupiah.

Apakah biaya USG bisa ditanggung oleh BPJS?

Dikarenakan peraturan BPJS yang selama ini sering terjadi perubahan tidak dapat dipastikan secara pasti. Tapi untuk sekarang USG yang diinginkan sendiri oleh pasien tidak akan ditanggung oleh BPJS, berbeda halnya apabila terjadi rekomendasi USG yang didapat dari faskes tingkat 1. Maksudnya adalah apabila terjadi kelainan pada kandungan sehingga faskes akan merujuk pada rumah sakit yang tentunya bekerjasama dengan BPJS dan melakukan USG, maka biaya nya akan ditanggung oleh BPJS.

artikel-manfaat-usg-bagi-ibu-hamil

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *